Ponorogo – Workshop Peninjauan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) dengan tema “Optimalisasi Implementasi Kurikulum Berbasis OBE untuk Meningkatkan Mutu Lulusan” diadakan pada hari Kamis, 23 Oktober 2025, bertempat di Hotel Amaris Ponorogo. Kegiatan ini diselenggarakan oleh UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo sebagai upaya strategis untuk menyesuaikan dan menyempurnakan kurikulum OBE di lingkungan perguruan tinggi tersebut, demi menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik tetapi juga unggul dalam aspek keterampilan dan sikap profesional. Workshop ini dihadiri oleh 90 peserta yang mayoritas berasal dari internal UIN Ponorogo, termasuk pimpinan universitas, dekan, wakil dekan, ketua jurusan, dan sekretaris jurusan. Selain itu, hadir pula perwakilan eksternal yaitu dari Institut Agama Islam At-Tamasi Pacitan dan Universitas Negeri Surabaya, yang turut memperkaya diskusi lintas institusi.
Acara ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sekaligus untuk menanamkan semangat nasionalisme dan komitmen luhur untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Selanjutnya terdapat sambutan yang disampaikan oleh Wakil Rektor 1 bidang akademik dan kelembagaan, Prof. Dr. H. Luthfi Hadi Aminuddin, M.Ag. yang memberikan paparan mendalam tentang kendala-kendala implementasi kurikulum OBE yang dihadapi selama ini. Beliau menegaskan pentingnya adanya pemahaman yang seragam di antara seluruh civitas akademika, Prof. Luthfi menuturkan “selama ini banyak variasi pembuatan RPS, banyak madzhab yang beragam yang digunakan dari masing-masing fakultas”, keberagaman variasi ini yang menyebabkan implementasi OBE kurang maksimal. Selain itu,beliau menggarisbawahi bahwa pengukuran hasil belajar selama ini masih terbatas pada aspek nilai akademik saja, sementara aspek lain seperti psikomotorik dan afektif belum tersentuh secara memadai dalam sistem asesmen. Oleh sebab itu, beliau mengajak semua pihak untuk lebih fokus pada pengembangan sistem asesmen “berbasis aplikasi” yang dapat memudahkan pelacakan capaian pembelajaran dalam berbagai dimensi.
Selain itu turut hadir Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag. Beliau memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Workshop Optimalisasi Implementasi Kurikulum Berbasis OBE untuk Meningkatkan Mutu Lulusan UIN Ponorogo. Beliau mengapresiasi dan sangat mendukung kegiatan workshop ini. Dalam kesempatan yang sama, beliau juga menegaskan pentingnya budaya disiplin dan ketepatan waktu dalam setiap aktivitas kampus sebagai fondasi keberhasilan implementasi kurikulum yang efektif. “Apapun kegiatan yang ada di UIN Ponorogo, akan selalu diusahakan dilakukan tepat waktu,” ujar beliau, sekaligus mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan disiplin sebagai kebiasaan utama dalam setiap proses akademik dan administratif. Komitmen ini menjadi kunci strategis dalam memastikan bahwa peningkatan mutu lulusan dapat terwujud secara optimal melalui pelaksanaan kurikulum berbasis OBE yang terstruktur dan konsisten.
Setelah sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Wakil Rektor 2 bidang administrasi umum, perencanaan dan keuangan, Dr. H. Moh. Munir, LC.,M.Ag. Doa ini menjadi wujud syukur dan permohonan dukungan spiritual agar seluruh rangkaian workshop berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengembangan kurikulum dan pendidikan di UIN Ponorogo.
Fokus utama workshop adalah pemaparan materi dan diskusi mendalam yang disampaikan oleh dua narasumber utama dari Universitas Walisongo Semarang, yakni Dr. Saminanto, S.Pd., M.Sc., dan Dr. Wenty Dwi Yuniarti, S.Pd., M.Kom. Beliau membawakan materi strategi implementasi kurikulum OBE yang terukur dan berkelanjutan, menyentuh bagaimana merancang capaian pembelajaran yang lengkap serta mengintegrasikan aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif secara simultan. Sesi ini menekankan perlunya pengembangan indikator pencapaian yang konkret dan sistem asesmen yang valid untuk menjawab tantangan selama ini. Selain itu beliau juga melakukan review terhadap kurikulum yang ada saat ini di UIN Ponorogo.
Workshop berlangsung penuh antusiasme dengan sesi tanya jawab interaktif, yang mempertemukan pengalaman dan kendala lapangan dengan solusi teknis dari narasumber. Peserta aktif berdiskusi mengenai implementasi sistem aplikasi dalam berbagai jurusan dan kendala yang dihadapi seperti kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur teknologi. Penekanan pada digitalisasi kurikulum dan asesmen diharapkan menjadi langkah maju dalam mewujudkan mutu lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.
Dengan berakhirnya workshop ini, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo semakin memperkuat komitmennya untuk terus berinovasi dan mengevaluasi kurikulum berbasis OBE agar relevan, terukur, dan aplikatif. Kegiatan ini melahirkan semangat baru untuk berkolaborasi dan menciptakan budaya akademik yang adaptif terhadap perubahan serta berorientasi pada hasil nyata untuk peningkatan mutu lulusan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. (NH)




