LPM UIN Ponorogo Bahas Progres Program Kerja dan Persiapan AMI 2026 melalui WFH

Ponorogo – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo menggelar kegiatan Work From Home (WFH) melalui Zoom Meeting pada Jumat (29/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai forum diskusi internal untuk membahas progres berbagai program kerja LPM sekaligus tindak lanjut sejumlah agenda strategis yang sebelumnya telah dilaksanakan.

Kegiatan tersebut dipandu oleh Sekretaris LPM, Muhammad Ali Murtadlo, M.H., dan dipimpin langsung oleh Ketua LPM, Dr. Hestu Wilujeng, M.Pd. Kegiatan ini diikuti seluruh tim LPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Diskusi berlangsung interaktif dengan penyampaian perkembangan pekerjaan dari masing-masing penanggung jawab program.

Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut yaitu identifikasi pembagian tugas penyusunan standar tambahan yang sebelumnya telah dibahas bersama tim. Dalam forum tersebut, masing-masing anggota menyampaikan perkembangan penyusunan standar beserta pembagian penanggung jawab pada setiap dokumen yang sedang dikerjakan.

Penyisiran Dana Keuangan dan Penyusunan Buku Pedoman

Selain membahas standar tambahan, tim LPM juga melakukan penyisiran kembali terhadap data keuangan guna memastikan kelengkapan, ketepatan, dan kesesuaian data administrasi yang dimiliki lembaga.

Pembahasan lain yang turut menjadi perhatian ialah progres penyusunan beberapa buku pedoman, seperti pedoman visi universitas sebagai bagian dari penguatan arah pengembangan kelembagaan dan implementasi penciri universitas di lingkungan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, serta pedoman pengorganisasian penjaminan mutu di lingkungan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorog.

Tidak hanya itu, rapat daring tersebut juga membahas perkembangan penyusunan buku saku serta tindak lanjut Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan dan tata kelola universitas.

Persiapan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026

Dalam kegiatan tersebut, tim LPM juga membahas persiapan pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 yang menjadi salah satu agenda strategis penjaminan mutu di lingkungan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

Pembahasan meliputi penyusunan timeline kegiatan AMI, persiapan instrumen audit, pemetaan auditor, hingga rencana teknis pelaksanaan audit pada tingkat fakultas, program studi, dan unit kerja terkait. Tim juga melakukan identifikasi kebutuhan dokumen pendukung yang akan digunakan dalam proses audit agar pelaksanaan AMI berjalan lebih sistematis dan terukur.

Selain itu, diskusi turut membahas mekanisme koordinasi dengan unit-unit terkait, jadwal sosialisasi, serta strategi pendampingan bagi program studi dalam menyiapkan eviden dan dokumen mutu yang diperlukan selama proses audit berlangsung.

Ketua LPM, Dr. Hestu Wilujeng, M.Pd., menekankan bahwa persiapan yang matang menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan AMI tahun 2026.

“AMI bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian penting dari upaya evaluasi dan peningkatan mutu secara berkelanjutan. Karena itu, seluruh tahapan harus dipersiapkan dengan baik, mulai dari instrumen, jadwal, hingga kesiapan unit yang akan diaudit,” ungkapnya.

Ketua LPM Tekankan Pentingnya Kolaborasi Tim

Ketua LPM, Dr. Hestu Wilujeng, M.Pd., juga menegaskan pentingnya koordinasi dan kolaborasi antaranggota tim dalam menyelesaikan berbagai program kerja yang sedang berjalan.

“Koordinasi yang baik menjadi kunci agar setiap program kerja dapat berjalan sesuai target. Selain itu, kualitas dokumen yang dihasilkan juga harus tetap menjadi perhatian utama bersama,” ujarnya dalam diskusi tersebut.

Ia juga berharap pelaksanaan WFH tidak mengurangi efektivitas kerja dan komunikasi antaranggota tim.

“Meski dilaksanakan secara daring, kami berharap koordinasi internal tetap optimal sehingga berbagai program kerja LPM dapat diselesaikan lebih cepat dan terarah,” tambahnya.

Melalui kegiatan WFH ini, LPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo terus berupaya menjaga efektivitas koordinasi internal sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai dokumen dan program strategis dalam mendukung penguatan sistem penjaminan mutu universitas. (rh)