UIN Ponorogo Gelar Rapat Koordinasi Redesain Kurikulum Berbasis OBE

Ponorogo — UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo menggelar Rapat Koordinasi Redesain Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) pada Senin, 6 Juli 2026, di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Pusat Sumber Belajar (PSB). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat implementasi kurikulum berbasis OBE di seluruh program studi.

Rapat dihadiri oleh Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag., Wakil Rektor I Dr. Edi Irawan, M.Pd., Wakil Rektor II Dr. Wirawan Fadly, M.Pd., Wakil Rektor III Prof. Dr. H. Miftahul Huda, para dekan, direktur, wakil dekan, wakil direktur, ketua dan sekretaris program studi, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), serta jajaran terkait.

Menyamakan Persepsi Implementasi Kurikulum OBE

Kegiatan dibuka oleh Rektor, Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan menyamakan persepsi dalam penerapan kurikulum berbasis OBE di seluruh program studi. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh unit akademik memiliki pemahaman yang sama mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam mengimplementasikan kurikulum OBE secara berkelanjutan.

Tiga Narasumber Bahas Kebijakan hingga Implementasi

Rapat koordinasi menghadirkan tiga narasumber, yaitu Wakil Rektor I Dr. Edi Irawan, M.Pd., Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu LPM Aristiawan, M.Pd., dan Kepala Pusat Kurikulum dan Inovasi Pendidikan LPM Wilis Werdiningsih, M.Pd.I.

Pada sesi pertama, Dr. Edi Irawan, M.Pd. memaparkan hasil temuan Audit Mutu Internal (AMI) tahun sebelumnya sebagai bahan evaluasi pengembangan kurikulum. Beliau juga menjelaskan kebijakan implementasi kurikulum berbasis OBE, berbagai pembaruan dalam penyusunan kurikulum, serta rencana tindak lanjut yang perlu dilaksanakan oleh setiap program studi.


Penguatan Standar dan Tahapan Penyusunan Kurikulum

Selanjutnya, Aristiawan, M.Pd. menjelaskan prosedur penyusunan kurikulum berbasis OBE serta tahapan implementasinya. Ia menekankan pentingnya keseragaman penerapan kurikulum OBE di seluruh program studi, termasuk penyelarasan visi program studi dengan visi UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo sebagai dasar dalam penyusunan kurikulum.

Materi kemudian dilanjutkan oleh Wilis Werdiningsih, M.Pd.I. yang memaparkan prosedur penyusunan kurikulum berbasis OBE secara lebih rinci. Beliau menjelaskan tahapan penyusunan dokumen kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (Outcome Based Education), sehingga kurikulum yang disusun selaras dengan standar mutu, kebutuhan pemangku kepentingan, dan profil lulusan yang diharapkan.

Komitmen Meningkatkan Mutu Akademik Berkelanjutan

Melalui rapat koordinasi ini, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo berharap seluruh program studi memiliki pemahaman dan acuan yang sama dalam menyusun serta mengimplementasikan kurikulum berbasis OBE. Keseragaman tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan mutu akademik, memperkuat budaya mutu di lingkungan universitas, serta menghasilkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja. (rh)