Asesmen Lapangan AMI 2026 Jadi Momentum Penguatan Budaya Mutu di FEBI UIN Ponorogo

Ponorogo – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo melaksanakan Asesmen Lapangan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Audit Mutu Internal Tahun 2026 untuk memastikan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berjalan sesuai standar sekaligus mendorong peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Pembukaan asesmen dihadiri oleh Jajaran Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), tim Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), tim auditor, serta para auditee yang terdiri atas ketua dan sekretaris program studi. Kegiatan pembukaan juga diikuti oleh Gugus Kendali Mutu (GKM), tenaga kependidikan, dan staf FEBI. Pada pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 ini, asesmen lapangan di FEBI dilaksanakan terhadap lima program studi, yaitu S1 Akuntansi Syariah, S1 Manajemen Bisnis Syariah, S1 Perbankan Syariah, S1 Ekonomi Syariah, dan S1 Manajemen Zakat dan Wakaf.

Setelah pembukaan, tim auditor melaksanakan asesmen lapangan di masing-masing program studi melalui telaah dokumen, klarifikasi, dan verifikasi implementasi standar mutu sebagai bagian dari proses evaluasi dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan.

Audit sebagai Sarana Peningkatan Mutu

Perwakilan tim LPM sekaligus sebagai Lead Auditor, Muhammad Ali Murtadlo, M.H., menyampaikan bahwa Audit Mutu Internal merupakan bagian dari evaluasi yang bertujuan meningkatkan mutu perguruan tinggi. Menurutnya, audit bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan setiap standar yang telah ditetapkan benar-benar dilaksanakan secara konsisten.

“Audit menjadi sarana evaluasi untuk melihat sejauh mana standar telah diimplementasikan. Hasil audit diharapkan menjadi dasar perbaikan sehingga kualitas program studi terus meningkat,” ujarnya.

FEBI Terbuka terhadap Rekomendasi Perbaikan

Wakil Dekan I FEBI, Dr. Luhur Prasetiyo, M.E.I., menyampaikan bahwa pelaksanaan AMI diharapkan dapat meningkatkan kualitas seluruh program studi di lingkungan FEBI. Ia juga mengajak para auditor untuk memberikan masukan dan rekomendasi secara objektif sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan tata kelola maupun layanan akademik.

Menurutnya, setiap rekomendasi yang diberikan akan menjadi bahan tindak lanjut dalam upaya peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Dekan FEBI Apresiasi Pelaksanaan AMI

Pada sesi ekspose hasil audit dan penutupan, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Dr. Aji Damanuri, M.E.I., menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) beserta tim auditor atas pelaksanaan Asesmen Lapangan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 di lingkungan FEBI. Menurutnya, kegiatan ini menjadi instrumen penting untuk mengidentifikasi capaian sekaligus peluang perbaikan dalam penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi.

Ia menegaskan bahwa seluruh rekomendasi yang disampaikan auditor akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bagi setiap program studi. “Audit Mutu Internal bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan akademik, serta membangun budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan FEBI,” ujarnya.

Dr. Aji Damanuri juga mengajak seluruh sivitas akademika FEBI untuk menjadikan hasil audit sebagai dasar perbaikan berkelanjutan sehingga setiap program studi mampu meningkatkan kinerja dan memberikan layanan pendidikan yang semakin berkualitas. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, ia optimistis FEBI akan terus berkembang sebagai fakultas yang unggul dan berdaya saing.

Komitmen Membangun Budaya Mutu

Selama asesmen berlangsung, auditor melakukan verifikasi terhadap dokumen pendukung serta implementasi standar mutu pada masing-masing program studi. Temuan dan rekomendasi yang dihasilkan akan menjadi dasar penyusunan langkah perbaikan guna memperkuat budaya mutu di lingkungan FEBI.

Melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan Audit Mutu Internal Tahun 2026, LPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo berharap setiap program studi mampu meningkatkan kualitas akademik, memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal, serta mewujudkan budaya mutu yang berkelanjutan sebagai fondasi menuju perguruan tinggi yang unggul. (rsh)