Semarak Expo Kemandirian Pesantren 2025 UIN Ponorogo dan PCNU Ponorogo Dorong Kemandirian Ekonomi Umat

Ponorogo, 25 Oktober 2025 — Suasana semangat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Expo Kemandirian Pesantren 2025, hasil kolaborasi antara UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dan PCNU Ponorogo, yang digelar di Graha PCNU Ponorogo, Sabtu (25/10).

Kegiatan resmi dibuka dengan sambutan Ketua PCNU Ponorogo, Dr. Idam Mustofa, M.Pd., yang disusul oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Prof. Dr. H. Miftahul Huda, M.Ag. Hadir pula Kasi PD Pontren Kemenag Ponorogo, Ayyub Ahdiyyan Syam, S.H., yang memberikan apresiasi atas sinergi antara lembaga pendidikan Islam dan pemerintah dalam mengembangkan kemandirian ekonomi pesantren.

Sejak pagi, kegiatan ini langsung menyedot perhatian masyarakat dengan beragam penampilan menarik dan partisipasi aktif dari para siswa, santri, dan pelaku UMKM. Suasana semakin semarak dengan tampilan kreatif dari siswa TK dan SD, meliputi parade drumband, tarian daerah, atraksi silat, hingga pertunjukan musik biola, piano, gitar, dan solo vokal. Setiap penampilan berhasil memukau penonton dan menimbulkan rasa haru serta bangga atas potensi generasi muda Ponorogo yang begitu kreatif dan penuh talenta.

Selain pertunjukan seni, area bazar yang menampilkan produk-produk unggulan pesantren, UMKM, dan kuliner lokal juga ramai diserbu pengunjung.
Dalam pelaksanaannya, Pusat PMB UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo di bawah Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) turut mengambil peran sebagai koordinator bazar, mengelola seluruh stan dan memastikan kegiatan berlangsung sukses serta penuh semangat kolaborasi.

Bazar diikuti oleh sejumlah pesantren yang menampilkan hasil karya terbaik mereka, antara lain PPTQ Darul Muna, Al-Amin Putri, PPPTQ Al-Muqorrobin, PPS Tahfidzul Qur’an Al Hasan, Bakti Ummah, Pondok Pesantren Al Madina, Al Iman Putri, dan Al-Islam. Masing-masing pesantren memamerkan beragam produk unggulan seperti makanan khas, kerajinan tangan, serta karya santri lainnya yang mencerminkan semangat kemandirian ekonomi berbasis pesantren.

Hingga siang hari, antusiasme masyarakat terus meningkat. Suasana yang hangat, ramai, dan penuh kekeluargaan menjadikan expo ini tidak hanya sebagai ajang perayaan Hari Santri Nasional, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi umat.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari surat edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia tentang pelaksanaan Expo Kemandirian Pesantren, yang mendorong lembaga pendidikan Islam di seluruh Indonesia untuk menampilkan potensi ekonomi, inovasi, dan kreativitas pesantren dalam memperkuat kemandirian umat.

Rangkaian acara Expo Kemandirian Pesantren ini akan berlanjut hingga malam hari dengan berbagai pentas seni, bazar, dan puncak acara sholawatan bersama Gus Dio, yang diperkirakan akan dihadiri ribuan jamaah dan masyarakat Ponorogo.