LPM UIN Ponorogo Gelar Rapat Evaluasi Triwulan I 2026, Bahas Progres Program Penjaminan Mutu

Ponorogo – Lembaga Penjaminan Mutu UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo menggelar Rapat Evaluasi Triwulan I Perjanjian Kinerja (PERKIN) Tahun 2026 pada Jumat (13/3/2026) di Ruang LPM Gedung PSB Lantai 2. Rapat ini bertujuan mengevaluasi capaian program kerja sekaligus memperkuat koordinasi pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkungan kampus.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua LPM, Dr. Hestu Wilujeng, M.Pd. dan dihadiri oleh Sekretaris, para kepala pusat, serta seluruh tim LPM.

Penguatan Evaluasi Kinerja dan Penjaminan Mutu

Dalam arahannya, Ketua LPM menegaskan bahwa rapat evaluasi triwulanan merupakan bagian penting dalam siklus pengendalian mutu untuk memastikan seluruh program kerja berjalan sesuai target yang telah ditetapkan dalam perjanjian kinerja lembaga.

Sementara itu, Sekretaris LPM, Muhammad Ali Murtadlo, M.H. memaparkan gambaran umum capaian kinerja lembaga pada Triwulan I tahun 2026. Ia menekankan pentingnya sinergi antarunit dalam mendukung pelaksanaan program penjaminan mutu, termasuk pendampingan akreditasi program studi, penguatan tata kelola mutu, serta peningkatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan.

Kepala Pusat Paparkan Progres Program Triwulan I

Dalam rapat tersebut, masing-masing kepala pusat memaparkan progres program yang telah dilaksanakan selama Triwulan I.

Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu, Aristiawan, M.Pd. menyampaikan perkembangan pemutakhiran dokumen mutu sebagai bagian dari implementasi SPMI. Dari target empat dokumen utama—yakni kebijakan SPMI, pedoman penerapan siklus PPEPP, standar SPMI, serta pedoman tata cara pendokumentasian implementasi SPMI, hingga Triwulan I telah mencapai progres sekitar 50 persen.

Selanjutnya, Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu, yang diwakili oleh Ika Septiana Windi Antari, M.Stat, menjelaskan rencana pelaksanaan monitoring dan evaluasi serta persiapan Audit Mutu Internal (AMI) yang direncanakan melibatkan 29 program studi pada pertengahan tahun. Selain itu, berbagai instrumen evaluasi seperti EDOM, survei kepuasan mahasiswa, serta monitoring kerja sama juga mulai dipersiapkan sebagai bagian dari penguatan pengendalian mutu akademik.

Peningkatan PMB dan Kerjasama Internasional

Di bidang penerimaan mahasiswa baru, Kepala Pusat PMB, Estu Unggul Drajad, M.Ec.Dev, melaporkan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru menunjukkan tren positif. Jumlah pendaftar mengalami peningkatan, sementara kegiatan sosialisasi PMB telah dilaksanakan di berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya.

Adapun Kepala Pusat Kerjasama Luar Negeri dan Studi Kawasan, Dr. Kharisul Wathoni, M.Pd. memaparkan perkembangan penjajakan kerja sama internasional dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri. Beberapa institusi yang tengah dijajaki antara lain Mindanao State University, Istanbul Sabahattin Zaim University, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, serta Al-Azhar University. Langkah ini menjadi bagian dari upaya penguatan jejaring akademik internasional serta peningkatan standar mutu global.

Komitmen Peningkatan Mutu Pendidikan

Selain itu, rapat juga membahas beberapa capaian indikator lainnya, seperti peningkatan persentase dosen yang telah tersertifikasi pendidik serta progres penyusunan berbagai dokumen pedoman layanan LPM, di antaranya pedoman BKD, pedoman kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), dan pedoman organ mutu.

Melalui rapat evaluasi ini, LPM berharap seluruh program kerja dapat berjalan lebih optimal serta mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Evaluasi triwulanan juga menjadi sarana penting untuk memantau capaian kinerja, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan langkah perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan mutu perguruan tinggi. (mam)