Rapat Perdana Pengurus Baru, LPM UIN Ponorogo Perkuat Program dan Inovasi Mutu Berbasis AI

Ponorogo — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo menggelar Rapat Koordinasi Tim LPM pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Ruang LPM Gedung PSB Lantai 2. Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus dan tim LPM serta menghadirkan Tim TIPD.

Rapat dibuka oleh Sekretaris LPM, Muhammad Ali Murtadlo, M.H., dan selanjutnya dipimpin langsung oleh Ketua LPM, Dr. Hestu Wilujeng, M.Pd. Forum ini menjadi rapat koordinasi perdana setelah pergantian kepengurusan LPM periode 2026–2029, sekaligus momentum konsolidasi internal untuk memperkuat arah kebijakan penjaminan mutu di lingkungan universitas.

Dalam arahannya, Ketua LPM menegaskan pentingnya soliditas tim dalam mengawal budaya mutu. Ia menyampaikan bahwa tantangan penjaminan mutu ke depan menuntut kerja yang lebih terstruktur, adaptif, dan berbasis inovasi. Rapat ini difokuskan pada tiga agenda utama, yakni penyegaran (refresh) rencana kegiatan LPM tahun 2026 seiring dengan pergantian pengurus, pembagian tugas tim secara lebih terarah, serta pemaparan awal mengenai penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis kecerdasan buatan (AI) yang terintegrasi dengan sistem informasi akademik (SIAKAD).

Pada sesi pembahasan program kerja, tim melakukan peninjauan ulang prioritas kegiatan LPM tahun berjalan agar selaras dengan visi kepengurusan baru serta dinamika regulasi penjaminan mutu pendidikan tinggi. Penyesuaian ini diharapkan mampu menjaga kesinambungan program sekaligus menghadirkan terobosan baru dalam peningkatan mutu akademik dan tata kelola.

Agenda berikutnya menitikberatkan pada pembagian tugas dan fungsi setiap unsur dalam struktur LPM. Pembagian job desk dilakukan untuk memastikan kejelasan peran, efektivitas koordinasi, serta akuntabilitas kinerja masing-masing unit, mulai dari pengembangan standar mutu, audit dan pengendalian mutu internal, hingga layanan pendukung lainnya.

Sementara itu, pemaparan mengenai penyusunan RPS berbasis AI yang terintegrasi dengan SIAKAD menjadi salah satu sorotan utama rapat. Untuk mendukung agenda ini, LPM turut menghadirkan tim dari TIPD (Teknologi Informasi dan Pangkalan Data), yakni Abdan Syakuro, S.Kom., yang memaparkan secara langsung perkembangan sistem serta mekanisme integrasi RPS berbasis AI ke dalam platform SIAKAD. Penjelasan teknis tersebut memberikan gambaran awal kepada tim LPM mengenai arah digitalisasi perencanaan pembelajaran dan potensi pemanfaatannya dalam mendukung mutu akademik.

Rapat koordinasi ini menegaskan komitmen LPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan mutu pendidikan tinggi. Melalui konsolidasi program, penataan peran tim, serta pemanfaatan AI dalam perencanaan pembelajaran, LPM menargetkan penguatan sistem penjaminan mutu internal yang lebih responsif, terintegrasi, dan berkelanjutan. (mam)