Ponorogo, 27 April 2026 — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo hadir dan memastikan kesiapan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dalam menghadapi asesmen lapangan akreditasi Program Studi S1 Akuntansi Syariah (AKSA) dan S1 Manajemen Bisnis Syariah (MBS). Kegiatan simulasi yang berlangsung di Ruang Rapat FEBI pada Senin (27/4/2026) ini merupakan bagian dari upaya internal fakultas menjelang asesmen yang dijadwalkan pada 28–30 April 2026.
Hadirkan Pimpinan dan Tim Mutu FEBI
Simulasi tersebut melibatkan Dekan FEBI Dr. Aji Damanuri, M.E.I., Wakil Dekan I FEBI Dr. Luhur Prasetyo, M.E.I.., Wakil Dekan II Dr. Amin Wahyudi, M.E.I., Wakil Dekan III Dr. Didiek Noeryono Basar, M.H.., M.M., Wakil Rektor I Dr. Edi Irawan, M.Pd., jajaran Wakil Dekan, Gugus Kendali Mutu (GKM), serta tim task force akreditasi prodi AKSA dan MBS. Sementara itu, Ketua LPM Dr. Hestu Wilujeng, M.Pd., hadir bersama tim untuk melakukan pendampingan dan memastikan kesiapan aspek mutu.
LPM Beri Pendampingan dan Penguatan Strategi
Dalam kegiatan ini, LPM tidak bertindak sebagai penyelenggara, melainkan sebagai pendamping yang memberikan penguatan terhadap kesiapan fakultas, baik dari sisi substansi maupun teknis pelaksanaan asesmen lapangan.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh komponen sudah siap, baik dari sisi data, substansi, maupun cara penyampaian saat asesmen berlangsung,” ujar Dr. Hestu Wilujeng.
Wakil Rektor I turut memberikan arahan strategis terkait teknik menjawab pertanyaan asesor agar lebih sistematis dan berbasis eviden.
“Keberhasilan asesmen sangat ditentukan oleh kejelasan narasi dan kekuatan data yang disampaikan,” kata Dr. Edi Irawan.
Simulasi Interaktif Sesuai Kriteria LAMEMBA
Simulasi berjalan interaktif melalui sesi tanya jawab yang merepresentasikan kondisi asesmen lapangan sebenarnya. Berbagai aspek yang menjadi fokus penilaian LAMEMBA dibahas, mulai dari tata kelola organisasi, mekanisme pengambilan keputusan, implementasi good governance, hingga pengukuran capaian Perjanjian Kinerja (Perkin).
Selain itu, isu strategis seperti survei kepuasan masyarakat dan pemangku kepentingan, serta tindak lanjut hasil survei, juga menjadi perhatian utama.
Evaluasi dan Catatan Perbaikan
Dekan FEBI bersama jajaran Wakil Dekan mampu menjawab berbagai pertanyaan dengan dukungan data dari tim GKM. Namun, LPM tetap memberikan catatan evaluatif, khususnya dalam aspek ketepatan, kejelasan, dan efektivitas penyampaian jawaban.
Perkuat Kesiapan Menuju Asesmen
Melalui kehadiran dan pendampingan LPM, FEBI diharapkan semakin siap menghadapi asesmen lapangan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh aspek penilaian telah terpenuhi secara optimal.
“Pendampingan dari LPM sangat membantu kami dalam memetakan kesiapan dan memperbaiki hal-hal yang masih perlu disempurnakan,” ungkap Dr. Aji Damanuri.
Dengan sinergi yang kuat antara fakultas dan LPM, FEBI UIN Ponorogo optimistis mampu menunjukkan kualitas tata kelola dan penyelenggaraan pendidikan yang unggul di hadapan asesor LAMEMBA. (rh)
